KabarSumatra.com— Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia hadir membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan di Aryaduta Hotel pada Minggu (2/8/2026).
Bahlil menegaskan Musda menjadi forum yang penting terutama dalam proses konsolidasi serta transisi kepemimpinan Partai Golkar di tingkat Provinsi.
Selain itu, Musda juga bukan hanya agenda seremonial berupa pergantian estafet kepemimpinan.
Tetapi juga menjadi momentum untuk menguatkan mesin organisasi dan menggerakkan seluruh struktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan.
Baca Juga :
Kejar Target, Pemkot Palembang Kebut Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat
Cegah Kebakaran Lahan Musim Kemarau, Wali Kota Palembang Bentuk Tim Reaksi Cepat
Bahlil juga mengungkapkan sesuai dari hasil Munas Partai Golkar ada dua agenda yang harus dilaksanakan.
Agenda tersebut terkait meningkatkan perolehan kursi legislatif di seluruh tingkatan.
Dan juga memperkuat posisi Partai Golkar dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sehingga proses Musda dan konsolidasi organisasi menjadi bagian penting dalam menjalankan kerja-kerja partai.
Baca Juga :
Danantara Ambil Alih 4 Manajer Investasi BUMN, Dana Kelolaan Tembus Rp170 Triliun
Pertamax Turun Per 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap Harga BBM Non-Subsidi Pertamina
Partai Golkar Sumatera Selatan diharapkan dapat terus meningkatkan capaian politik dengan menargetkan penambahan kursi legislatif, baik di DPR RI, DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten dan kota.
Tak hanya itu saja, di hadapan ratusan kader partai berlambang pohon beringin tersebut, Bahlil menjelaskan sejarah Partai Golkar yang dibangun dengan semangat kepentingan persatuan bangsa.
Menurut Bahlil, Golkar lahir dari kebutuhan bangsa untuk menjaga persatuan, bukan dibangun oleh individu maupun kelompok tertentu.
“Golkar lahir dari rahim rakyat. Pemilik saham Golkar adalah rakyat Indonesia, bukan perseorangan atau keluarga tertentu,” ungkapnya.
Bahlil juga memberikan apresiasi terhadap penapaian Partai Golkar provinsi Sumsel, yang diketahui memiliki tiga kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sumsel.
Serta memperoleh 12 kursi DPRD Provinsi dan juga menduduki kursi pimpinan DPRD.
Serta memperoleh 85 kursi DPRD kabupaten/kota dengan sekitar sembilan posisi pimpinan dewan.
Meskipun pencapaian tersebut sudah baik namun hal tersebut masih harus ditingkatkan pada pemilu mendatang tentunya melalui kerja politik yang lebih terstruktur dan solid.
Ia juga meminta agar seluruh kader memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kinerja organisasi di berbagai tingkatan.
Sebagai informasi, Musda XI akan menentukan Ketua DPD Partai Golkar Sumsel periode 2026-2031.
Diketahui sampai batas akhir pendaftaran pada Sabtu, 1 Agustus 2026 hanya Andie Dinialdie yang tercatat sebagai satu-satunya kader yang mengambil sekaligus mengembalikan berkas pendaftaran sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan.
