KabarSumatra.com— PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) terus mengoptimalkan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sumatera Selatan.
Hal ini sebagai tindak lanjut hasil inspeksi mendadak (sidak) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum yang dilaksanakan pada Selasa (14/7).
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi distribusi BBM, khususnya Biosolar, mulai berangsur membaik.
Antrean kendaraan di sejumlah SPBU mengalami penurunan seiring optimalisasi penyaluran, pengaturan operasional SPBU, serta penguatan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi.
Baca Juga :
Penuhi Kebutuhan Energi, Pertamina Patra Niaga Intensifkan Pasokan BBM ke SPBU Medan
Pertamina Patra Niaga Sumbagsel dan Pemda Perkuat Pengawasan BBM Subsidi di Sumsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bersama lembaga penyalur melakukan penyesuaian operasional pada sejumlah SPBU di Kota Palembang dan sekitarnya.
Hal itu sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan dalam rangka mengoptimalkan pelayanan dan kelancaran distribusi BBM.
Sebanyak 13 SPBU dioperasikan selama 24 jam, yaitu SPBU 24.301.08 Lemabang, SPBU 24.301.12 Sekojo, SPBU 24.301.161 CGC.
Kemudian SPBU 24.301.98 Sukarno Hatta, SPBU 24.301.96 Sukarno Hatta, SPBU 24.301.18 Poligon.
Baca Juga :
Berlaku Mulai 1 Juli 2026, Ini Harga Terbaru BBM Non Subsidi Pertamina
Siasati Kenaikan BBM Non Subsidi, Auto2000 Veteran Palembang Beri Subsidi Hingga Rp2,1 Juta
Lalu SPBU 24.301.108 KM 12, SPBU 24.302.164 Musi II, SPBU 24.302.123 Citraland, SPBU 24.302.23 Karya Jaya.
Dan SPBU 24.301.147 Simpang Bandara, SPBU 23.301.34 Nurdin Panji, dan SPBU 23.301.29 Asrama Haji.
Selain itu, 8 SPBU menerapkan penyesuaian operasional pada pukul 21.00 hingga 05.00 WIB, yaitu SPBU 24.301.05 Simpang BLK, SPBU 24.301.163 Kenten Permai.
Kemudian SPBU 24.301.16 Sukamto, SPBU 24.301.19 Kertapati, SPBU 24.301.20 Satu Ulu.
Lalu SPBU 24.302.126 Tujuh Ulu, SPBU 24.301.111 Puntikayu, dan SPBU 24.302.129 OPI (Banyuasin).
Penyesuaian ini diharapkan dapat mengurai antrean, meningkatkan akses layanan masyarakat, serta menjaga kelancaran distribusi BBM.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi menyampaikan bahwa Pertamina terus memastikan pasokan BBM dalam kondisi aman dan mencukupi.
Serta melakukan penyesuaian distribusi sesuai kebutuhan di lapangan.
Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
“Bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan seluruh pemangku kepentingan, kami terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan agar penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.
Selain memastikan stok tetap tersedia di seluruh terminal BBM dan SPBU, Pertamina juga terus melakukan monitoring terhadap pola konsumsi masyarakat.
Termasuk juga mengoptimalkan suplai ke SPBU dengan kebutuhan tinggi, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Kemudian pemerintah kabupaten/kota, aparat penegak hukum, BPH Migas, dan Hiswana Migas untuk menjaga kelancaran distribusi energi.
Pertamina mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan beserta seluruh pihak yang telah bersinergi dalam upaya memperbaiki tata kelola distribusi BBM subsidi.
Sinergi tersebut diharapkan dapat menjaga kelancaran pelayanan sekaligus memastikan subsidi energi diterima oleh masyarakat yang berhak.
Pertamina mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan dan memanfaatkan BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
Apabila masyarakat menemukan dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM, masyarakat dapat melaporkan kepada aparat setempat atau melalui Pertamina Contact Center 135 agar dapat segera ditindaklanjuti.
