Sumsel  

PKC PMII Palembang Siapkan Gerakan 1.000 Pohon, Awali dengan Workshop Pemahaman Kehutanan

PMII Palembang Siapkan Gerakan 1.000 Pohon, Awali dengan Workshop Pemahaman Kehutanan (Foto: Marshanda Kabarsumatra)

KabarSumatra.com— Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Palembang berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan menggelar Workshop Green Action Sumsel 2026.

Penghijauan dan Gerakan 1000 Pohon, yang digelar di Balai Dinas Kehutanan Provinsi, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan ini merupakan upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan keberlanjutan hutan di Sumatera Selatan.

Workshop menghadirkan Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Dr. Oscar Devi Presta, sebagai pemateri utama.

Dalam pemaparannya, Oscar menegaskan bahwa menjaga kelestarian hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kehutanan semata.

Melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan generasi muda.

“Menjaga kehutanan bukan menjadi tanggung jawab Dinas Kehutanan saja. Peran paling nyata yang bisa dilakukan adik-adik adalah memulai dari tindakan kecil, seperti menanam pohon,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pemahaman mengenai kehutanan perlu dimiliki oleh generasi muda sejak dini.

Salah satu materi yang disampaikan dalam workshop tersebut adalah perbedaan antara kawasan hutan dan hutan.

Menurutnya, kawasan hutan merupakan wilayah yang telah ditetapkan pemerintah melalui surat keputusan (SK).

Sementara hutan belum tentu termasuk dalam kawasan hutan yang telah ditetapkan secara administratif.

“Hari ini menjadi poin penting untuk memahami bahwa kawasan hutan dan hutan adalah dua hal yang berbeda. Pemahaman ini penting agar masyarakat semakin sadar terhadap tata kelola dan perlindungan lingkungan,” katanya.

Oscar juga berharap para peserta tidak hanya menjadikan kegiatan penghijauan sebagai seremonial semata.

Menurutnya, program lanjutan berupa gerakan penanaman 1.000 pohon harus menjadi langkah nyata yang didukung oleh pemahaman dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Ke depan mau jadi apapun kalian, tetap harus memiliki mindset tentang pentingnya menjaga hutan dan lingkungan. Jangan sampai kegiatan penghijauan hanya menjadi seremoni. Yang kita harapkan adalah adanya perubahan pola pikir dan aksi nyata yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmen Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan untuk mendukung berbagai gerakan lingkungan yang diinisiasi oleh mahasiswa dan organisasi kepemudaan.

“Kami siap memberikan dukungan. Pemahaman dan mindset tentang pentingnya menjaga lingkungan harus terus ditanamkan hingga kapan pun,” jelasnya.

Jika bekerja sama dan bergotong royong, upaya menjaga hutan dan lingkungan akan lebih mudah diwujudkan.

Penulis: Marshanda

Exit mobile version