KabarSumatra.com — Jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam yang melanda Sumatera Utara kembali bertambah. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumut mencatat, hingga Rabu (17/12/2025) pukul 17.00 WIB, total korban jiwa yang meninggal dunia mencapai 366 orang.
Data tersebut menunjukkan adanya penambahan enam korban meninggal dunia dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat 360 orang pada Selasa (16/12). Informasi ini diterima Pusdalops PB di Medan dan masih bersifat sementara.
Berdasarkan pendataan, korban meninggal dunia tersebar di 12 dari 19 kabupaten/kota yang terdampak bencana di Sumatera Utara. Kabupaten Tapanuli Tengah mencatat jumlah korban terbanyak sebanyak 131 orang, disusul Kabupaten Tapanuli Selatan sebanyak 87 orang dan Kota Sibolga 54 orang.
Sementara itu, Kabupaten Tapanuli Utara melaporkan korban meninggal 36 orang, Kabupaten Deliserdang 17 orang, Kabupaten Langkat 14 orang, Kota Medan 12 orang, serta Kabupaten Humbang Hasundutan 10 orang. Korban juga tercatat di Kabupaten Pakpak Bharat sebanyak dua orang, serta masing-masing satu orang di Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Nias, dan Kabupaten Nias Selatan.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan data tersebut merupakan laporan sementara yang dihimpun Pusdalops PB dari wilayah terdampak.
Ia menegaskan, berbagai upaya penanganan bencana terus dilakukan oleh pemerintah daerah setempat bersama pemangku kepentingan terkait.
“Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan termasuk data-datanya,” kata dia.
Hingga kini, proses pendataan dan penanganan darurat masih berlangsung seiring upaya evakuasi, distribusi logistik, serta pemulihan di wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara.












