KabarSumatra.com— Ketika merasa kurang sehat, sebagian warga Desa Sukananti, Kabupaten Ogan Ilir, tidak selalu dapat langsung memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Jarak yang cukup jauh serta keterbatasan akses membuat sebagian warga menunda pemeriksaan.
Hingga keluhan yang dirasakan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Untuk membantu mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama PT Bumi Sawit Permai (BSP), anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, menggelar layanan pengobatan umum gratis yang diikuti oleh 121 warga desa.
Sejak pagi, balai serba guna desa dipenuhi masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Sebagian datang untuk memeriksakan kondisi kesehatan yang telah lama dirasakan.
Sementara yang lain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga medis mengenai berbagai keluhan kesehatan.
Relawan Tzu Chi Xie Li Sumsel 1 bersama karyawan PT BSP bahu-membahu membantu proses pendaftaran.
Kemudian mendampingi warga selama pemeriksaan, serta membagikan makanan vegetarian yang telah disiapkan.
Selama menunggu giliran, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi dini dan pencegahan demam berdarah.
Bagi sebagian masyarakat, kegiatan ini menjadi kesempatan yang jarang diperoleh.
Selain mendapatkan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya, mereka juga dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga medis.
Khususnya mengenai kondisi kesehatan yang selama ini belum sempat ditangani.
Sekaligus memperoleh pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan penyakit dan pentingnya menjaga kesehatan.
“Bantuan pengobatan ini sangat berarti bagi kami. Kami sangat mengharapkan bantuan seperti ini terutama untuk kesehatan. Terima kasih atas pengobatan gratis ini,” ujar Zulkifli, salah satu warga Desa Sukananti.
Tidak semua masyarakat dapat hadir langsung ke lokasi kegiatan.
Untuk memastikan layanan menjangkau mereka yang membutuhkan, relawan dan tenaga medis juga melakukan kunjungan ke rumah sejumlah lansia.
Serta warga dengan keterbatasan mobilitas sehingga mereka tetap dapat memperoleh pemeriksaan dan konsultasi kesehatan.
Heriyanto, Estate Manager PT BSP yang turut terlibat sebagai relawan, mengatakan antusiasme masyarakat yang hadir sejak pagi menunjukkan bahwa layanan kesehatan masih menjadi kebutuhan penting bagi warga di sekitar wilayah tersebut.
Melihat warga yang sudah hadir sejak pagi menunjukkan bahwa layanan kesehatan seperti ini masih sangat dibutuhkan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memperoleh pemeriksaan kesehatan lebih awal sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan PT BSP berharap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
Sekaligus memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi warga yang masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.
Upaya tersebut sejalan dengan komitmen kedua pihak untuk terus berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan.












