Sumsel  

Kolaborasi PMII dan Dinas Kehutanan Perkuat Gerakan Pelestarian Lingkungan di Sumsel

Kolaborasi PMII dan Dinas Kehutanan Perkuat Gerakan Pelestarian Lingkungan di Sumsel (Foto: Dishut Sumsel)

KabarSumatra.com— Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Selatan bersama Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui kegiatan penghijauan dan edukasi kehutanan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup.

Ketua Bidang Media Siber dan Opini Publik PKC PMII Sumsel, Evan Sahibul Muzakkir, mengatakan menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama yang memiliki dimensi moral, sosial, dan keagamaan.

“Sebagai organisasi kader yang lahir dari tradisi intelektual dan pengabdian sosial, PMII memandang bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga bagian dari tanggung jawab moral, sosial, dan keagamaan,” ujarnya Jumat (12/6).

Evan menambahkan, Kolaborasi adalah kunci.

Tidak ada satu pihak pun yang dapat menyelesaikan persoalan lingkungan sendirian.

“Kita mungkin tidak mampu mengubah dunia dalam satu hari, tetapi dengan menanam satu pohon hari ini, kita telah mengubah masa depan menjadi lebih baik,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Koimudin, dalam sambutannya, menegaskan bahwa membangun kepedulian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Serta membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, dan masyarakat luas.

“Bagaimana hari ini kita membangun kepedulian lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya hutan ini adalah warisan yang harus kita jaga dan rawat sebaik-baiknya untuk generasi yang akan datang.

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program penghijauan yang melibatkan kalangan muda.

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi langkah konkret dalam membangun hubungan yang harmonis antara manusia dan alam.

Sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga kawasan hutan.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah berkelanjutan untuk menjaga kelestarian hutan,” pungkasnya.

Penulis: Marshanda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *