Sumsel  

Beralih ke Gas Bumi PGN, Hotel The Zuri Palembang Pangkas Biaya Dapur Hingga 50 Persen

Gunakan Gas Bumi PGN, Hotel The Zuri Palembang Tingkatkan Efisiensi Operasional Dapur

Beralih ke Gas Bumi PGN, Hotel The Zuri Palembang Pangkas Biaya Dapur Hingga 50 Persen (Foto : Dok PGN)

KabarSumatra.com— Hotel The Zuri Palembang terus berupaya mengoptimalkan operasional harian dengan memanfaatkan pasokan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

Meskipun mulai beroperasi sejak 2018, pengelola hotel baru secara penuh beralih ke jaringan pipa gas bumi PGN pada 2022.

Sebelumnya, operasional hotel sempat bergantung pada elpiji (LPG) dan Compressed Natural Gas (CNG).

“Sejak 2022 hingga saat ini, kami sudah sepenuhnya beralih menggunakan gas bumi PGN,” ungkap Muharyanto, Engineering Hotel The Zuri Palembang.

Baca Juga :

Tingkatkan Layanan, PGN Mobile Garansi Pencatatan Meter Mandiri Lebih Akurat

Dukung Pertumbuhan Ekonomi, PGN Tunjukkan Kesiapan Jaringan Gas Sumatera kepada Investor

Ia juga menjelaskan bahwa migrasi ke jaringan gas pipa membawa dampak positif yang signifikan, terutama dalam menekan pengeluaran operasional dapur.

Sistem baru ini dinilai sangat praktis karena penyaluran gas cukup diatur melalui katup keran.

“Penggunaan gas pipa ini jauh lebih praktis dan mampu memangkas biaya gas dapur hingga 50 persen,” tambahnya.

Sebelumnya, ketergantungan pada elpiji sering kali terkendala oleh fluktuasi stok di pasaran.

Baca Juga :

⁠Sokong Energi Nasional, PGN Mulai Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

Pelanggan Baru PGN Berkesempatan Raih Dapur Impian di Bedah Dapur GasKita 2026

Sementara itu, opsi CNG juga dinilai kurang efisien karena memerlukan proses pengangkutan tabung secara berkala.

Lewat infrastruktur jaringan pipa, kendala logistik tersebut kini berhasil diatasi.

Pasokan gas kini mengalir nonstop selama 24 jam tanpa perlu repot membongkar-pasang tabung.

Selain aspek kemudahan, stabilnya tekanan gas turut menunjang performa boiler pemanas air untuk 210 kamar tamu, serta menjaga nyala api tetap konsisten di dapur.

Dari sisi keamanan, PGN juga menjalankan pemeriksaan teknis secara berkala untuk mengantisipasi potensi kebocoran pada jaringan.

Head Chef Hotel The Zuri Palembang, Chef Ivan, menyebut keberadaan gas pipa membuat operasional dapur menjadi lebih cepat dan higienis.

Dengan sekitar 15 unit peralatan memasak yang terhubung ke jaringan gas, para juru masak dapat memfokuskan perhatian sepenuhnya pada kualitas hidangan.

“Proses memasak jadi lebih cepat dan praktis karena tidak perlu lagi terkendala oleh urusan ganti tabung gas. Tekanan gasnya pun sangat stabil,” jelas Chef Ivan.

Ekspansi Layanan PGN di Sumatera Selatan dan Jambi

Di sisi penyedia layanan, Area Head PGN Palembang, Braman Setyoko, membeberkan bahwa hingga semester I-2026, PGN telah melayani sekitar 50 ribu pelanggan yang tersebar di delapan wilayah di Sumatera Selatan dan Jambi.

Pelanggan ini mencakup segmen rumah tangga, komersial, hingga industri.

Meskipun pelanggan rumah tangga mendominasi secara kuantitas, volume konsumsi gas terbesar tetap diserap oleh sektor komersial dan industri.

Khusus di Kota Palembang, PGN mencatat ada 6.574 pelanggan rumah tangga, 180 pelanggan komersial/industri, serta 116 pelanggan kategori khusus, dengan total mencapai 6.870 pelanggan.

Cakupan wilayah distribusi PGN juga membentang hingga ke Kabupaten Musi Banyuasin, Muara Enim, Ogan Komering Ulu, Sarolangun, Banyuasin, OKU Timur, dan Tanjung Jabung Barat.

Saat ini, PGN Area Palembang mengoperasikan infrastruktur pipa sepanjang 1.265,88 kilometer dengan volume pengelolaan gas mencapai 2,04 BBTUD.

“Fokus pengembangan pelanggan baru PGN tahun ini akan diprioritaskan untuk wilayah Palembang dan Musi Banyuasin,” jelasnya.