KabarSumatra.com — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan signifikan pada periode 8–14 April 2026. Kenaikan ini mencapai 3,16 persen, dengan harga tertinggi menyentuh Rp4.075,41 per kilogram.
Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi menjelaskan bahwa penetapan harga tersebut merupakan hasil rapat bersama tim penetapan harga kelapa sawit mitra plasma, yang mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144 Tahun 2025.
“Kenaikan harga tertinggi berada pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp124,79 per kilogram atau mencapai 3,16 persen dari periode sebelumnya,” ujarnya, Selasa (7/4/2026)
Harga TBS Tertinggi Capai Rp4.075 per Kg
Dengan kenaikan tersebut, harga pembelian TBS petani untuk kelompok umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp4.075,41 per kilogram, menjadi yang tertinggi pada periode ini.
Sementara itu, harga TBS untuk tanaman usia produktif 10–20 tahun berada di angka Rp4.054,50 per kilogram, sedangkan usia 8 tahun mencapai Rp4.069,69 per kilogram.
Kenaikan harga ini berlaku selama satu pekan ke depan dan berdampak positif terhadap pendapatan petani sawit di Riau.
Dipicu Kenaikan Harga CPO dan Kernel
Supriadi menyebut, kenaikan harga TBS kali ini didorong oleh naiknya harga minyak sawit mentah (CPO) dan kernel di pasar.
Harga CPO tercatat naik sebesar Rp507,28, sementara harga kernel meningkat Rp421,92 dibandingkan periode sebelumnya. Adapun harga cangkang ditetapkan sebesar Rp16,94 per kilogram, dengan indeks K sebesar 92,67 persen.
Dalam kondisi tertentu, apabila terdapat pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, maka harga acuan menggunakan rata-rata tim atau harga KPBN sesuai ketentuan regulasi.
Harga rata-rata CPO KPBN pada periode ini tercatat sebesar Rp16.041,67, sedangkan harga kernel KPBN mencapai Rp15.760,00.
Perbaikan Tata Kelola Harga
Dinas Perkebunan Riau bersama tim penetapan harga terus melakukan perbaikan tata kelola untuk memastikan penetapan harga TBS berjalan transparan dan berkeadilan bagi petani maupun perusahaan.
Upaya ini juga didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau sebagai bagian dari pengawasan dan peningkatan akuntabilitas sektor perkebunan.
“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya serius seluruh pemangku kepentingan yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” jelas Supriadi.
Rincian Harga TBS Berdasarkan Umur Tanaman
Berikut daftar harga TBS kelapa sawit mitra plasma di Riau periode 8–14 April 2026:
- Umur 3 tahun: Rp3.149,32/kg
- Umur 4 tahun: Rp3.562,50/kg
- Umur 5 tahun: Rp3.773,32/kg
- Umur 6 tahun: Rp3.936,53/kg
- Umur 7 tahun: Rp4.022,26/kg
- Umur 8 tahun: Rp4.069,69/kg
- Umur 9 tahun: Rp4.075,41/kg (tertinggi)
- Umur 10–20 tahun: Rp4.054,50/kg
- Umur 21 tahun: Rp3.992,04/kg
- Umur 22 tahun: Rp3.932,48/kg
- Umur 23 tahun: Rp3.868,53/kg
- Umur 24 tahun: Rp3.798,60/kg
- Umur 25 tahun: Rp3.719,78/kg
- Umur 26 tahun: Rp3.672,16/kg
- Umur 27 tahun: Rp3.624,51/kg
- Umur 28 tahun: Rp3.578,31/kg
- Umur 29 tahun: Rp3.560,46/kg
- Umur 30 tahun: Rp3.545,59/kg












