KabarSumatra.com — Aktivitas gempa di Bengkulu terus meningkat sejak awal tahun. Otoritas meteorologi mencatat puluhan getaran yang terjadi dalam rentang waktu kurang dari dua bulan, memicu peringatan kewaspadaan bagi masyarakat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Kepahiang melaporkan, sejak Januari hingga saat ini wilayah Provinsi Bengkulu telah mengalami 80 kejadian gempa bumi.
“Untuk gempa bumi di Bengkulu berdasarkan database tercatat sebanyak 80 kali kejadian gempa dengan magnitudo 1,9 sampai dengan magnitudo 4,8 pada kedalaman 2 hingga 169 kilometer,” kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pertama Stasiun Geofisika Kepahiang, Tri Rizki Muksida, dilansir dari Antara, Rabu (25/2/2026).
Gempa dengan magnitudo terbesar, yakni 4,8, tercatat terjadi pada 15 Februari 2026 pukul 13.14 WIB. Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer barat daya Kabupaten Seluma.
Tri menjelaskan, secara geografis Bengkulu memang termasuk wilayah rawan gempa.
Hal itu menyebabkan letaknya yang bertepatan langsung dengan zona subduksi aktif pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia, serta melewati sejumlah segmen sesar aktif.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah mitigasi bencana gempa bumi.
Warga juga diminta mempersiapkan diri untuk mengungsi apabila sewaktu-waktu merasakan getaran, serta tidak mudah menyampaikan informasi atau isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Data BMKG menunjukkan, sepanjang Januari hingga Desember 2025 terjadi 627 gempa di Bengkulu. Dari jumlah tersebut, 32 kejadian dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sebagian gempa besar di provinsi ini didominasi gempa dangkal dengan magnitudo berkisar 2,0 hingga 4,0.
Wilayah yang relatif sering mengalami aktivitas gempa antara lain Pulau Enggano, Bengkulu Utara, Seluma, Bengkulu Selatan, dan Kaur.
BMKG mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat mengingat karakteristik wilayah Bengkulu yang berada di jalur seismik aktif, sehingga potensi gempa tetap perlu diantisipasi setiap waktu.












