Riau  

Harga TBS Sawit Riau Naik 1,58 Persen, Tembus Rp3.552 Per Kg

TBS Sawit Riau Naik 3,16 Persen, Harga Tertinggi Sentuh Rp4.075 per Kg
Kelapa Sawit (Dok : Int).

KabarSumatra.com — Kabar segar datang untuk pekebun sawit di Bumi Lancang Kuning. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kembali naik pada pekan pertama Maret 2026.

Kenaikan ini tak hanya angka di atas kertas, tapi jadi angin segar bagi petani yang menanti stabilitas harga di tengah dinamika pasar global.

Dinas Perkebunan Provinsi Riau menetapkan kenaikan harga TBS kelapa sawit mitra swadaya untuk periode 4–10 Maret 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat penetapan harga yang diadakan Selasa (3/3/2026), dipimpin Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Defris Hatmaja, bersama tim penetapan harga.

Penetapan harga minggu ke-7 tahun 2026 ini mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 mengenai Pedoman Umum Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra.

Berdasarkan hasil kajian PPKS Medan yang disepakati waktu, kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun, yakni sebesar Rp55,13 per kilogram atau naik 1,58 persen dibandingkan periode sebelumnya.

“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani untuk umur 9 tahun naik menjadi Rp3.552,39/Kg dan berlaku untuk satu minggu ke depan,” kata Defris.

Pada periode ini, indeks K ditetapkan sebesar 92,66 persen dengan harga cangkang Rp22,60 per kilogram. Kenaikan harga TBS dipicu oleh meningkatnya harga jual minyak sawit mentah (CPO) dan kernel.

Harga CPO tercatat naik Rp210,80 per kilogram, sedangkan kernel meningkat Rp262,32 per kilogram dibandingkan pekan sebelumnya.

“Harga rata-rata CPO KPBN periode ini tercatat Rp14.235,00/Kg dan harga kernel KPBN sebesar Rp13.883,00/Kg,” jelasnya.

Dalam data perusahaan, PT INECDA juga mencatat kenaikan harga. Harga CPO naik dari Rp13.995,00 menjadi Rp14.270,00 atau bertambah Rp275,00. Sementara harga kernel melonjak dari Rp13.665,00 menjadi Rp14.725,00 atau naik Rp1.060,00.

Bagi sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, penetapan harga tetap mengacu pada mekanisme harga rata-rata waktu sebagaimana diatur dalam Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16.

Berikut daftar harga TBS Kemitraan Swadaya Provinsi Riau periode 4–10 Maret 2026:

  • Umur 3 tahun: Rp2.754,08/Kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.069,35/Kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.291,63/Kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.417,74/Kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.495,04/Kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.537,09/Kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.552,39/Kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.516,64/Kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.458,62/Kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.391,46/Kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.315,09/Kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.257,17/Kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.209,76/Kg
  • Umur 26 tahun: Rp3.192,65/Kg
  • Umur 27 tahun: Rp3.166,30/Kg
  • Umur 28 tahun: Rp3.116,25/Kg
  • Umur 29 tahun: Rp3.079,39/Kg
  • Umur 30 tahun: Rp2.995,15/Kg

Sementara itu, besaran BOTL tercatat sebesar 0,49 persen.

Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi petani sawit Riau, terutama menjelang masa peningkatan produksi.

Jika tren harga CPO dan kernel terus bergerak naik, bukan tak mungkin harga TBS kembali menguat pada pekan-pekan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *