KabarSumatra.com— Wakil Bupati Musi Banyuasin Kyai Abdur Rohman Husen memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat.
Program strategis nasional melalui Kementerian Sosial, di Rumah Dinas Wakil Bupati Muba, Selasa (30/6/2026).
Rapat dihadiri Asisten I Setda Muba H Ardiansyah SE MM PhD CMA, dan jajaran kepala perangkat daerah Muba terkait.
Plt Kepala Dinas Sosial Muba Deny SH MSi mengatakan, Pemkab Muba telah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat sejak 2025.
Baca Juga :
Bupati Toha Pastikan Pajak Muba Tak Memberatkan Masyarakat dan UMKM
Migrasi MEP ke PLN Rampung 100 Persen, Puluhan Ribu Pelanggan Resmi Pindah Layanan
Dengan menyiapkan lahan aset daerah seluas sekitar 8,1 hektare di eks Perkemahan Soak Baru yang telah berstatus clear and clean.
“Alhamdulillah, lahan sudah siap dan segera ditinjau Tim Satker Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya.
Deny menambahkan, Sekolah Rakyat akan melayani jenjang SD, SMP, dan SMA bagi sekitar 1.000 siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Dengan konsep berasrama, pendidikan gratis, pembinaan karakter, keterampilan, pendidikan keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi orang tua.
Baca Juga :
Sertifikat Desain Resmi Diterima, Bupati Toha Instruksikan Jembatan P6 Lalan Segera Dibangun
Bank Sumsel Babel dan Pemprov Sumsel Bersinergi Wujudkan Health Tourism Berkelas Nasional
“Apabila seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, InsyaAllah pembangunan dimulai pada 2027,” katanya.
Menanggapi hal, tersebut Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen menyampaikan dukungan penuh Pemkab Muba terhadap program tersebut.
“Ini adalah program Presiden yang sangat luar biasa untuk memuliakan kaum dhuafa dan masyarakat miskin ekstrem. Pemerintah daerah wajib mendukung penuh karena ini merupakan program strategis nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten I Setda Muba H Ardiansyah menghimbau kepada perangkat daerah Terkait untuk segera melengkapi dokumen yang dibutuhkan agar usulan dapat diproses Kementerian Sosial.
“Kita berharap seluruh persyaratan segera lengkap sehingga pembangunan yang dibiayai pemerintah pusat dapat segera direalisasikan,” pungkasnya.












