Riau  

Siaga Bencana Alam! Plt Gubernur Riau Minta Anggaran Darurat Ditambah

Riau Siaga Bencana Alam! Plt Gubernur Riau Minta Anggaran Darurat Ditambah
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto (Dok : Ist).

KabarSumatra.com — Provinsi Riau kini masuk mode waspada penuh. Pasca serangkaian bencana yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan perlunya penguatan kesiapsiagaan daerah, termasuk penambahan anggaran darurat.

Pesan itu ia sampaikan dalam rapat bersama DPRD Riau terkait pembahasan pembentukan peraturan daerah, Sabtu (29/11/2025).

SF Hariyanto mengungkapkan, Pemprov Riau telah menerima peringatan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Data itu menunjukkan adanya potensi peningkatan badai hujan yang diprediksi dapat berdampak langsung ke wilayah Riau.

“Kami sudah mendapat data dari BMKG, dan potensi cuaca ekstrem ini bisa berpengaruh ke Riau,” ujarnya.

Melihat besarnya kerugian yang ditimbulkan bencana di provinsi tetangga, Hariyanto menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Sekdaprov Riau untuk memastikan kesiapan anggaran darurat daerah. Ia menyoroti Belanja Tidak Terduga (BTT) yang saat ini hanya sebesar Rp20 miliar, angka yang dinilainya terlalu kecil jika bencana besar menimpa Riau.

“Melihat dampak bencana yang terjadi di provinsi tetangga, saya khawatir anggaran itu akan berat jika kita menghadapi situasi serupa,” jelasnya.

Untuk memperkuat BTT, ia memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh program dan kegiatan di tiap OPD. Program yang tidak diprioritaskan akan dihapus atau ditunda agar anggarannya bisa digeser ke dana darurat.

“Setelah rapat evaluasi, kegiatan yang tidak prioritas akan kita geser, dan anggaran BTT akan kita tambah,” tegasnya.

Hariyanto menekankan bahwa kesiapsiagaan harus dimulai sejak dini. Ia tidak ingin Pemprov Riau gagap ketika bencana seperti banjir atau longsor terjadi tiba-tiba.
“Kita harus bersiap dari sekarang. Kalau tidak siap, kita akan berat menghadapinya,” kata dia.

Meski berharap agar Riau terhindar dari musibah serupa, ia mengingatkan bahwa kewaspadaan dan langkah antisipasi tetap wajib dijalankan.

“Kita berdoa bersama semoga Riau terhindar dari bencana. Tapi antisipasi tetap harus kita lakukan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *