Sumsel  

BMKG Prediksi Hujan Menengah Terjadi di Sumatera Selatan hingga April 2026

Hujan Lebat Diprediksi Hingga Akhir Februari, BMKG Minta Warga Sumsel Tingkatkan Kesiapsiagaan
Ilustrasi Hujan (Dok : int).

KabarSumatra.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan dengan intensitas menengah masih akan mendominasi wilayah Sumatera Selatan hingga April 2026. Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.

Kepala Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Wandayantolis, menjelaskan bahwa pada dasarian II Januari 2026, sebagian besar wilayah Sumsel berada pada kategori curah hujan menengah dengan intensitas berkisar antara 51 hingga 150 milimeter.

Berdasarkan analisis BMKG, mayoritas wilayah Sumatera Selatan memiliki peluang lebih dari 80 persen mengalami curah hujan menengah.

Namun, terdapat sejumlah daerah yang diperkirakan mengalami curah hujan rendah dengan peluang lebih dari 70 persen, yakni sebagian wilayah Empat Lawang, Musi Banyuasin bagian utara, Banyuasin bagian utara, serta Ogan Komering Ilir (OKI) bagian utara.

“Peluang hingga 20% terjadi curah hujan tinggi (151-300 mm) di sebagian Muara Enim. Peluang terjadi curah hujan sangat tinggi (>300 mm) tidak ada,” kata Wandayantolis, Minggu (11/1/2026).

Ia menambahkan, secara umum kondisi curah hujan dasarian di Sumatera Selatan masih berada pada kategori menengah.

Meski demikian, potensi cuaca ekstrem tetap perlu menjadi perhatian, mengingat beberapa wilayah masih berada pada fase puncak musim hujan.

“Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terkini dari BMKG dan tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan bencana hidrometeorologi,” imbaunya.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memantau perkembangan cuaca secara berkala guna meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan oleh intensitas hujan yang masih cukup tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *