KabarSumatra.com — Upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Aceh terus dikebut. Pemerintah mencatat kemajuan pembangunan perumahan sementara (Huntara) sudah mendekati 20 persen, seiring penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada ribuan kepala keluarga terdampak.
Kasatgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan rekap terbaru pembangunan Huntara dan penyaluran DTH di berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Berdasarkan data sementara, total Huntara yang direncanakan di seluruh Aceh mencapai 16.294 unit. Dari jumlah tersebut, 3.248 unit telah rampung dibangun atau setara 19,9 persen, sementara 13.046 unit lainnya atau sekitar 80,1 persen masih dalam tahap pengerjaan.
“Dari total tersebut, 3.248 unit Huntara telah selesai dibangun atau setara dengan 19,9%, sementara 13.046 unit lainnya (sekitar 80,1%) sedang dalam proses pengerjaan,” kata Safrizal, dikutip Kamis (29/1/2026).
Safrizal menegaskan, percepatan pembangunan menjadi fokus utama mengingat masih banyak warga terdampak yang bertahan di lokasi pengungsian.
Hingga saat ini, tercatat 12 kabupaten/kota telah mengajukan pembangunan Huntara, sementara 16 kabupaten/kota mengajukan penyaluran Dana Tunggu Hunian.
Sejumlah daerah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Kabupaten Aceh Tamiang mencatat pencapaian tertinggi dengan sekitar 1.000 unit Huntara telah selesai dibangun dan lebih dari 1.600 unit masih dalam proses pengerjaan.
Capaian tersebut disusul Kabupaten Aceh Utara dengan 829 unit Huntara selesai dan sekitar 3.400 unit masih dibangun.
Sementara itu, Pidie Jaya mencatat rampung 222 unit, Aceh Tengah 275 unit, dan Bener Meriah telah merampungkan 200 unit dari ratusan unit yang direncanakan.
Untuk skema Dana Tunggu Hunian, Safrizal menyebut jumlah penerima mencapai 8.047 kepala keluarga (KK).
Dari total tersebut, sekitar 4.000 KK telah menerima bantuan, sementara sekitar 4.000 KK lainnya masih dalam proses finalisasi.
Proses tersebut didominasi tahapan pembukaan rekening dan verifikasi lapangan bagi calon penerima bantuan.
Safrizal menegaskan, pemerintah pusat terus bekerja ekstra untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar, mulai dari pendataan, percepatan pembangunan Huntara, hingga penyaluran DTH.
Ia memastikan koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar pembangunan perumahan sementara dan penyaluran bantuan dapat segera diselesaikan, sehingga masyarakat terdampak memperoleh kepastian tempat tinggal dalam waktu dekat.












