KabarSumatra.com— Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang akan menggelar aksi di depan Gedung DPRD Sumatera Selatan pada Senin (15/6/2026).
Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa akan membawa delapan tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah dan para pemangku kebijakan.
Presiden Mahasiswa UIN RF Palembang, Ghazi Munthasir, membenarkan adanya aksi yang akan di lakukan di gedung DPRD Sumsel.
“Iya benar, BEM UIN akan turun aksi pada hari Senin nanti. Kurang lebih ada delapan poin tuntutan yang akan kami sampaikan, termasuk penolakan terhadap kenaikan harga BBM dan isu-isu lainnya,” ujar Ghazi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (13/6).
Ia menambahkan, jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai 800 hingga 1.000 mahasiswa.
“Untuk perkiraan mahasiswa yang ikut, kurang lebih bisa mencapai 800 sampai 1.000 massa,” katanya.
Dalam aksi bertajuk #IndonesiaDarurat tersebut, mahasiswa membawa delapan tuntutan yang mereka sebut sebagai Asta Cita Mahasiswa Indonesia, yakni:
1.Membubarkan DPR apabila dinilai tidak berfungsi secara optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah.
2.Memberikan ultimatum 7×24 jam kepada Presiden Republik Indonesia dan Gubernur Sumatera Selatan untuk memastikan kestabilan harga bahan pokok hingga ke pelosok daerah.
3.Menolak kenaikan harga BBM serta mengantisipasi menghilangnya bahan bakar minyak bersubsidi hingga ke daerah-daerah.
4.Menyelamatkan nilai Rupiah Indonesia sebagai simbol kedaulatan ekonomi nasional.
5.Menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai sebagai program prematur dan perlu dikaji ulang secara komprehensif.
6.Mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset sebagai langkah konkret pemberantasan korupsi.
7.Mengecam kejahatan sipil yang dibawa ke dalam peradilan militer serta menyerukan penghentian praktik militerisme di ruang-ruang sipil.
8.Menolak UU Polri serta mengecam tindakan represif aparat terhadap massa aksi dalam penyampaian pendapat di muka umum.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, massa aksi akan berkumpul di Lapangan Basket UIN Raden Fatah Palembang pada pukul 08.00 WIB.












