Sumsel  

Ini Pesan Inspiratif Prof Hamdan Juhannis di Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026

Ini Pesan Inspiratif Prof Hamdan Juhannis di Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026
Prof Hamdan Juhannis di Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 (Dok : KabarSumatra).

KabarSumatra.com — Kisah hidup penuh perjuangan disampaikan Prof Hamdan Juhannis di hadapan ratusan peserta Forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 di UIN Raden Fatah Palembang, Senin (20/4/2026). Ia menegaskan, masa depan tidak ditentukan oleh latar belakang, melainkan oleh keberanian untuk “melawan takdir”.

Dalam forum bertajuk ekonomi syariah sebagai motor pertumbuhan tersebut, Hamdan mengajak generasi muda untuk tidak terjebak pada keterbatasan, namun menjadikannya sebagai titik awal perjuangan.

“Tahun 2013 saya menulis buku Melawan Takdir . Saya berasal dari ekonomi sulit. Tapi justru dari situlah kami belajar menjadi pelaku ekonomi riil,” ujarnya.

Dari Keterbatasan Menuju Pendidikan Global

Hamdan mengisahkan masa kecilnya yang penuh keterbatasan. Ia ditinggal ayah sejak kecil, sementara sang ibu bekerja serabutan tanpa mengenyam pendidikan formal.

“Ibu saya tidak bersekolah, bekerja paruh waktu lebih dari 20 tahun. Saya sekolah sambil bekerja sebagai buruh untuk membantu perekonomian keluarga,” katanya.

Namun kondisi tersebut tidak menghentikan langkahnya. Ia terus mengejar pendidikan hingga berhasil mendapatkan beasiswa dan melanjutkan studi S2 ke Kanada.

Perjalanan itu, menurutnya, tidak mudah. Ia harus menghadapi perbedaan budaya hingga tantangan administratif. Namun semua dijalani dengan tekad yang kuat untuk keluar dari kemiskinan.

Beasiswa Ubah Nasib Keluarga

Hamdan menyebut beasiswa menjadi titik balik kehidupan keluarganya. Dari sisa biaya hidup, ia rutin mengirim uang kepada ibunya.

“Saya kirim sekitar Rp1,5 juta. Waktu itu keluarga saya belum punya rumah. Rumah pertama kami harganya sekitar Rp3 juta, dan itu bisa terwujud,” kenangnya.

Tak berhenti di sana, ia melanjutkan studi doktoral di Australia dan bahkan dipercaya menjadi asisten dosen yang mengajar mahasiswa internasional.

Pesan untuk Generasi Muda

Di hadapan forum, Hamdan menekankan betapa menghargai proses, bukan hanya hasil akhir.

“Jangan terpesona pada pencapaian orang lain. Terpesonalah pada proses perjalanan mereka. Proses lebih penting dari hasil,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui kerja keras, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar.

Dorong Semangat Ekonomi Syariah

Dalam konteks forum ekonomi syariah, Hamdan menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berdasarkan nilai-nilai keadilan dan keberlanjutan.

Ia mengingatkan bahwa ekonomi syariah bukan sekedar konsep, namun praktik nyata yang dapat dimulai dari skala kecil, termasuk dari keluarga dan komunitas.

Melalui kisahnya, Hamdan berharap generasi muda Indonesia, khususnya di Sumatera, memiliki keberanian untuk bermimpi besar dan berjuang mewujudkannya, terlepas dari latar belakang yang dimiliki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *