Sumsel  

Panduan Lengkap Wisata Palembang, 10 Destinasi Ikonik yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

Panduan Lengkap Wisata Palembang, 10 Destinasi Ikonik yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup (Foto: Ist)

Kabarsumatra.com— Bingung mau ke mana saat berada di Palembang? Tenang, kota ini punya banyak pilihan wisata menarik.

Mulai dari spot ikonik, wisata alam, hingga tempat bersejarah yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga maupun teman.

Sebagai salah satu kota tertua di Indonesia, Palembang menyimpan kekayaan budaya dan sejarah yang masih terjaga hingga kini.

Kamu bisa menikmati keindahan Sungai Musi dengan latar Jembatan Ampera yang legendaris.

Lalu menjelajahi situs bersejarah seperti museum dan kampung tua, hingga merasakan nuansa religi di destinasi unik yang sarat makna.

Tak hanya itu, pengalaman berwisata di Palembang juga semakin lengkap dengan ragam kuliner khas yang menggugah selera.

Setelah puas berkeliling, kamu bisa mencicipi berbagai jenis pempek.

Hingga makanan tradisional lainnya yang mudah ditemukan di berbagai sudut kota.
Jadi, tak perlu bingung lagi Palembang siap memberikan pengalaman liburan yang seru dan berkesan.

1.Jembatan Ampera

Jembatan Ampera dinobatkan sebagai salah satu jembatan terpanjang di ASEAN.

Serta dilengkapi dengan sistem naik-turun sehingga memudahkan mobilisasi warga dan mempunyai daya tarik tersendiri.

Wisata ini juga ikonik yang wajib didatangi oleh wisatawan.

Untuk mampir ke Jembatan Ampera, tentunya kalian tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun.

Dan kalian juga dapat mengambil foto dengan bebas asal tetap memerhatikan keselamatan diri dan orang lain.

2.Pulau Kemaro

Pulau Kemaro merupakan pulau yang terletak di tengah Sungai Musi. Tidak hanya menyajikan keindahan alam yang menimbulkan decak kagum.

Pulau tersebut juga dilengkapi dengan pagoda dan klenteng yang indah. Apabila kamu tertarik untuk mendatangi pulau ini, kamu nggak perlu membayar tiket masuk.

Hanya saja, ketika ingin menyeberang ke salah satu objek wisata. Kamu harus merogoh kocek untuk membayar biaya transportasi.

3.Kampung Pempek 26 Ilir
Tidak kalah penting juga bagi kalian saat berada di Palembang. Wajib banget berkunjung ke pusat kuliner pempek yang paling terkenal, yaitu Kampung Pempek 26 Ilir.

Di sana, kamu dapat menemukan berbagai jenis pempek yang enak untuk disantap. Kamu bisa makan di tempat atau membungkusnya untuk dijadikan buah tangan.

Adapun jenis pempek yang ditawarkan oleh para pedagang di Kampung Pempek 26 Ilir.
Mencakup pempek kapal selam, lenjer, dan masih banyak lainnya.

4.Punti Kayu
Adapun punti Kayu Park merupakan sebuah taman kota luas yang dilengkapi dengan beragam flora dan fauna yang menarik untuk dipelajari.

Sebagai informasi tambahan, untuk dapat memasuki kawasan Punti Kayu Park, kamu wajib merogoh kocek sebesar Rp25.000–Rp30.000 per orang.

5.Museum Balaputra Dewa
Museum Balaputra Dewa merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan Kerajaan Sriwijaya.

Mulai dari artefak, arca, hingga rekonstruksi rumah adat limas. Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan koleksi arkeologi.

Seperti arca Buddha, prasasti, keramik kuno, serta berbagai benda peninggalan masa klasik.
Sehingga menjadi bukti kejayaan Sriwijaya sebagai kerajaan maritim besar.

Selain itu, museum ini juga menampilkan rumah limas asli lengkap dengan pembagian ruang.
Dan filosofi kehidupan masyarakat Palembang tempo dulu.

Ada pula diorama, pakaian adat, hingga koleksi etnografi yang menggambarkan budaya.
Serta kehidupan masyarakat Sumatera Selatan dari masa ke masa.

6.Rumah Ong Boen Tjit

Rumah yang terletak di tepi Sungai Musi ini berusia sekitar 300 tahun sejak pertama kali dibangun.
Lengkap dengan ornamen Tiongkok yang sangat khas.

Di rumah ini, terdapat 3 area utama yaitu bagian depan sebagai tempat menerima tamu. Bagian tengah sebagai Altar Dewa dan Altar Leluhur sebagai tempat peribadatan.

Serta bagian belakang sebagai tempat tinggal pemilik rumah, yang saat ini adalah keturunan ke-6 dari Ong Boen Tjit.

7.Al-Qur’an Al-Akbar

Al-Qur’an megah ini berlokasi di Jalan Moh. Amin, Gandus, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Lembaran mushaf tersusun rapi setinggi 15 meter, hampir mencapai atap bangunan. Warna ukirannya begitu menawan, seluruh ruangan bernuansa cokelat kemasan.

Sesuai namanya Al-Akbar yang berarti besar, ukuran Al-Qur’an ini begitu besar. Tulisan ayat suci ini tertuang dalam media papan kayu.

Tiap lembar memiliki ketinggian 177 centimeter, lebar 140 centimeter, dan tebal kayu 2.5 centimeter.

8.Kampung Kapitan

Jika berada di Kota Palembang akan terasa kurang apabila tidak menginjakkan kaki di Kampung Kapitan.

Kampung seluas 165,9 x 85,6 meter ini terletak di tepi Sungai Musi atau berada di Jalan KH Azhari, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Kampung Kapitan merupakan kampung etnis Tionghoa pertama di Palembang yang sudah ada sejak Dinasti Ming atau abad ke XIV.

9.Bukit Siguntang

Bukit Siguntang merupakan obyek wisata arkeologi yang menguak peradaban yang telah hidup selama berabad-abad di sana.

Benda-benda arkeologi lain di kawasan ini, yaitu arca-arca buddha yang ukurannya lebih kecil, pecahan-pecahan tembikar.

Dan pecahan-pecahan keramik dari masa Dinasti Tang abad ke 7 hingga 10 M.

10.Kampung Tuan Kentang

Tuan Kentang adalah nama kampung di tepi Sungai Ogan Palembang. Tepatnya di pertemuan Sungai Musi dan Sungai Ogan.

Nama ini konon adalah saudagar Tionghoa yang pernah punya bisnis besar di sepanjang muara sungai dan dimakamkan di kampung tersebut.

Kampung ini punya keistimewaan yaitu sebagian besar warganya hidup sebagai perajin kain tradisional Palembang.

Seperti kain songket, blongsong, tajung, pelangi, atau jumputan dengan mutu cukup baik.

Produksinya besar dan dulu penyuplai utama beberapa galeri dan toko terkenal di kawasan kain Tangga Buntung, Palembang.

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *