KabarSumatra.com— Mie Celor tetap menjadi salah satu kuliner khas andalan Palembang.
Di kawasan 26 Ilir, tepatnya di Kampung Sentral Pempek, Mie Celor AAA hadir sebagai salah satu destinasi kuliner yang ramai dikunjungi wisatawan maupun warga lokal.
Usaha ini dikelola oleh Supriyatna (43), yang memulai bisnisnya sendiri setelah puluhan tahun bekerja di rumah makan Mie Celor Haji Syafei.
Rumah makan tersebut salah satu nama legendaris dalam dunia kuliner Palembang.
Supriyatna bekerja sebagai karyawan di Mie Celor Haji Syafei sejak tahun 1997 hingga 2022.
Selama 25 tahun, ia mempelajari seluruh proses pembuatan Mie Celor, mulai dari meracik kuah santan, menyiapkan bahan, hingga melayani pelanggan.
Namun, saat pandemi COVID-19 melanda, terjadi pengurangan karyawan.
Kondisi tersebut mendorong Supriyatna untuk membuka usaha sendiri dengan nama Mie Celor AAA di Kampung Sentral Pempek, 26 Ilir.
“Karena pandemi COVID-19 ada pengurangan karyawan, akhirnya saya memutuskan membuka usaha sendiri,” ujar Supriyatna yang ditemui Senin, (11/5).
Menurut Supriyatna, Sabtu dan Minggu merupakan hari paling ramai.
“Kalau hari libur bisa 5 kilogram mie habis ditambah ada wisatawan yang berkunjung ke kampung sentral pempek,” ungkapnya.
Ciri khas Mie Celor AAA terletak pada kuah santan yang gurih dan kental.
Dengan harga satu porsi dijual mulai dari Rp10.000 sehingga tetap terjangkau bagi berbagai kalangan.












