KabarSumatra.com— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 120 Mekar Jeumpa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Literasi Investasi Syariah pada Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 14.00–16.00 WIB di Meunasah Gampong Alue Mangki.
Kegiatan ini mengusung tema “Pemuda Cerdas Berinvestasi, Bangun Ekonomi Desa yang Tangguh dan Syar’i” dan menghadirkan Putri Dara Phonna, S.Akun., sebagai pemateri.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang sesuai dengan prinsip syariah.
Dalam pemaparannya, Putri Dara Phonna mengajak peserta memahami pentingnya perencanaan keuangan sejak dini.
Baca Juga :
DLHK, Bank Sampah Induk, dan KKN UIN Sunan Kalijaga Edukasi Desa Alue Mangki Kelola Sampah Organik
Microteaching KKN 120 Mekar Jeumpa, Cetak Pemuda Terampil dan Generasi Inspiratif
Ia menjelaskan bahwa perubahan harga barang dan jasa akibat inflasi membuat masyarakat perlu memiliki kemampuan mengatur pendapatan.
Kemudian menentukan prioritas kebutuhan, mengelola arus kas, serta menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dan investasi.
Perencanaan keuangan juga dipandang penting karena harta merupakan amanah yang perlu dimanfaatkan secara bijak dan berkah.
Materi kemudian diarahkan pada pemahaman mengenai risiko pengelolaan uang yang tidak tepat, termasuk praktik judi dan investasi bodong.
Baca Juga :
OJK dan Pemprov Sumsel Resmikan Outlet UMKM, Dukung Akselerasi 100.000 Sultan Muda
Sultan Muda Sumsel Siap Ekspor Kelapa ke Asia, Herman Deru Beri Dukungan Bersama BI dan OJK
Peserta dikenalkan pada ciri-ciri investasi bodong, seperti bisnis yang tidak jelas, klaim keuntungan tanpa risiko, skema member get member, serta tekanan untuk segera mengambil keputusan.
Untuk menghindari investasi bodong, peserta diperkenalkan pada prinsip 2L, yaitu Logic dan Legal.
Investasi yang ditawarkan perlu memiliki tingkat keuntungan yang rasional serta legalitas dan izin usaha yang jelas.
Selain itu, peserta memperoleh pengetahuan mengenai prinsip investasi syariah yang menekankan industri halal, sistem akad bagi hasil, serta menjauhi unsur riba, gharar, dan maysir.
Beberapa pilihan investasi yang diperkenalkan meliputi emas, deposito syariah, reksadana syariah, dan saham syariah.
Peserta juga diajak memahami bahwa investasi perlu mempertimbangkan keuntungan, risiko, legalitas, keamanan hukum, transparansi, dan likuiditas.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 120 Mekar Jeumpa berharap literasi keuangan dapat menjadi bekal bagi pemuda Desa Alue Mangki untuk mengelola pendapatan secara lebih bijak dan mempersiapkan masa depan secara berkelanjutan.
Pemahaman investasi yang baik diharapkan mampu mendorong masyarakat memilih instrumen yang aman, legal, rasional, dan sesuai prinsip syariah.
Sehingga dapat berkontribusi pada terbentuknya ekonomi desa yang tangguh dan berdaya.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyampaian materi edukatif dan diskusi bersama pemateri.
Peserta juga diharapkan mampu membedakan investasi dengan spekulasi serta lebih berhati-hati sebelum menempatkan dana pada instrumen investasi yang tersedia.
Dengan demikian, kegiatan Literasi Investasi Syariah tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai investasi, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dalam mengelola harta secara bertanggung jawab, terencana, dan sesuai nilai-nilai syariah.












