KabarSumatra.com — Warga Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, dikejutkan oleh kasus pembunuhan tragis pada Jumat (21/11/2025). Seorang pria bernama Marso (67) ditemukan tewas dengan luka mengenaskan di rumahnya sendiri. Pelaku yang diduga kuat adalah anak kandungnya, Rustam (32), yang berhasil melarikan diri setelah kejadian.
Petugas Polsek Kedaton bersama tim Inafis Polresta Bandar Lampung langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi demi memastikan penyebab kematian.
Motif Diduga Dipicu Cekcok
Keterangan keluarga mengungkapkan, pembunuhan itu diduga terjadi setelah percekcokan antara korban dan pelaku. Pertengkaran disebut bermula ketika Marso mengajak Rustam berkebun di kawasan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat. Ajakan itu ditolak pelaku hingga suasana memanas.
“Bapaknya mengajak pulang, lalu ditolak. Lalu (korban) didorong dan jatuh di kursi,” ujar Rahayu, adik ipar pelaku, dikutip Sabtu (23/11/2025).
Rahayu juga menegaskan Rustam telah lama mengidap gangguan jiwa. Ia menjelaskan pelaku pernah dibawa ke rumah sakit jiwa oleh pihak keluarga, lurah, dan polisi.
Namun rumah sakit hanya memperbolehkan Rustam menjalani perawatan rawat jalan. Keluarga pun selama berbulan-bulan mengurus pengobatan pelaku.
Pelaku Ditangkap di Gubuk
Setelah sempat menghilang, Rustam akhirnya ditangkap oleh Tekab 308 Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Kedaton dan Polda Lampung pada Sabtu (22/11).
Ia ditemukan bersembunyi di sebuah gubuk di Dusun Pal Putih, Desa Karang Anyar, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Faria Arista membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, pelaku sudah diamankan. Saat pelaku ini masih melakukan pemeriksaan intensif,” katanya.
Dalam video yang beredar, terlihat tim gabungan berhati-hati saat mengamankan pelaku yang dikenal sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Penangkapan berhasil dilakukan berkat kerja sama aparat kepolisian dan warga yang mengetahui keberadaan Rustam.












