Babel  

Timah Babel Laris di Pasar Asia, Ekspor Naik Tajam pada November 2025

Timah Babel Laris di Pasar Asia, Ekspor Naik Tajam pada November 2025
Ilustrasi tambang timah (dok : Int).

KabarSumatra.com — Kinerja ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melonjak tajam pada bulan November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor komoditas unggulan tersebut mencapai 253,82 juta dolar Amerika Serikat (AS), atau meningkat 224,57 persen dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebesar 78,20 juta dolar AS.

“Selama November 2025, timah ini sebagian besar diekspor ke negara-negara Asia,” kata Kepala BPS Kepulauan Babel, Toto Haryanto Silitonga, di Pangkalpinang, Selasa (6/1/2026).

Toto menjelaskan, penayangan ekspor juga terlihat secara tahunan. Nilai ekspor timah Babel pada November 2025 tumbuh 48,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 171,39 juta dolar AS.

Secara kumulatif, nilai ekspor timah Kepulauan Bangka Belitung sepanjang Januari hingga November 2025 mencapai 1.483,42 juta dolar AS. Angka tersebut meningkat 24,10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.195,32 juta dolar AS.

Ia menyebutkan, pasar Asia masih menjadi tujuan utama ekspor timah Babel, dengan Singapura sebagai negara tujuan terbesar.

“Pada bulan Januari hingga November 2025, sebanyak 23,35 persen ekspor timah dikirim ke Singapura dengan nilai sebesar 346,31 juta Dolar AS,” katanya.

Selain Singapura, ekspor timah Babel juga banyak diserap oleh Tiongkok dan Korea Selatan yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 19,56 persen dan 17,26 persen. Selanjutnya, India dan Jepang menjadi tujuan ekspor berikutnya.

“Lima negara utama tujuan ekspor timah ini berperan sebesar 78,18 persen terhadap total ekspor timah Kepulauan Bangka Belitung ke seluruh dunia,” ujarnya.

Toto menambahkan, total nilai ekspor ke lima negara tujuan utama tersebut pada periode Januari hingga November 2025 mencapai 1.159,67 juta dolar AS. Secara kumulatif (c-to-c), ekspor ke lima negara terbesar tersebut tumbuh 15,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Korea Selatan tumbuh 46,27 persen dan Jepang tumbuh sebesar 99,69 persen. Tiongkok dan India terkontraksi sebesar 18,84 persen dan 44,41 persen. Singapura merupakan negara dengan pertumbuhan tertinggi hingga 141,54 persen,” ujarnya.

Lonjakan ekspor ini menegaskan posisi timah Babel sebagai strategi komoditas yang tetap diminati pasar Asia, sekaligus menjadi penopang penting kinerja perdagangan luar negeri daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *